juice, smoothie? samakah keduanya?

 

Jus dan smoothie sudah populer di Indonesia sejak tahun 1980-an (sependek yang saya ingat). Saya tidak tahu siapa yang mengintroduksi jus ke Indonesia, tetapi terima kasih kepadanya. Saat ini, jus dan smoothie menjadi lebih populer lagi di masyarakat, bahkan bisa dibilang menjadi salah satu gaya hidup. Jika diperhatikan gerai-gerai jus bertebaran di mana-mana. Iklan alat pembuat jus dan smoothie pun tidak kalah gencar di televisi (terutama dalam acara masak). Demikian pula buku-buku resep membuat jus bisa dengan mudah kita dapatkan di toko buku, atau kita juga bisa mencari resep jus di internet. Ini menguntungkan karena upaya kita untuk menyehatkan diri menjadi lebih mudah. Tinggal kitanya saja mau atau tidak.

Meskipun sangat populer, hingga saat ini, terutama di Indonesia, orang sering salah kaprah menyebutkan smoothie sebagai jus.  Padahal keduanya sungguh  berbeda. Dari segi alat pembuatnya saja sudah berbeda demikian pula dengan output yang dihasilkannya. Sebenarnya juice atau di Indonesia dikenal dengan istilah jus adalah sari buah yang benar-benar sarinya, bukan dengan ampas sebagaimana yang sering kita temui jika kita membeli jus di gerai-gerai jus terdekat.

gambar diambil dari http://www.foxireign.com

 

Perbedaan Jus dan Smoothie

Jus yang kita kenal atau sebagian besar masyarakat Indonesia kenal sebenarnya adalah smoothie. Entah siapa yang memopulerkannya, tetapi bisa jadi karena tidak ada padanannya dalam bahasa Indonesia maka smoothie diterjemahkan sebagai jus. Karena sepertinya tidak lucu jika smoothie diterjemahkan menjadi bubur buah atau lembutan. Tampaknya tidak komersil juga jika dijadikan komoditas dagang. Coba saja, jika ada gerai bubur buah segar dan jus segar, tentunya akan lebih menarik gerai jus segar daripada bubur buah, meskipun sebenarnya yang dijualnya smoothie-smoothie juga.

Jika dirasa mahal untuk membeli jus atau smoothie, Anda bisa membuatnya sendiri dengan kombinasi buah dan sayur yang Anda inginkan. Selain lebih praktis (tidak perlu keluar rumah), kehigienisan buah dan sayur yang Anda gunakan pun lebih terjamin. Tapi ini ada syaratnya, Anda harus selalu punya stok  buah di lemari es atau di dapur. Keunggulan lainnya adalah manfaat sehatnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda, untuk detoksifikasi, untuk kecantikan, untuk memulihkan tenaga, atau untuk kesehatan. Hal yang terpenting adalah pengetahuan tentang khasiat bahan yang digunakan sehingga apa yang menjadi tujuan bisa tercapai.

Bisa jadi tebersit dalam benak Anda, apa bedanya jus dan smoothie kalau memang keduanya berbeda, dan mana yang lebih menguntungkan atau menyehatkan untuk tubuh kita?

Jawaban untuk pertanyaan pertama bedanya smoothie dengan jus adalah pada ampasnya. Jika pada smoothie kita meminum keseluruhan bagian buah atau sayuran yang kita blender, sedangkan jus kita hanya minum sarinya. Manfaat lebihnya mungkin ada pada smoothie karena serat tak terlarut yang ada pada sayur dan buah yang dihaluskan tersebut kita makan juga. Itu akan membuat kita lebih cepat kenyang karena serat bersifat bulky. Selain itu manfaat lainnya adalah serat makanan juga berfungsi ibarat sapu yang bisa membersihkan sistem pencernaan. Serat makanan juga bisa berperan ibarat spons yang menyerap racun-racun dan kolesterol berlebih yang ada pada tubuh sekaligus membersihkan pencernaan, dan satu  lagi membuat kita bisa buang air lebih lancar.

Mengapa? Karena serat memberi massa lebih pada feses sehingga dia akan lebih cepat turun ke anus dan menggedor pintunya untuk minta dikeluarkan. Pada saat itu pula serat yang ada pada feses menyapu dinding-dinding usus dan membersihkannya agar tidak ada zat racun berbahaya yang menempel pada dinding usus tersebut yang bisa menyebabkan timbulnya tunas-tunas penyakit penyebab kanker usus besar atau kanker rektum.

Lalu bagaimana dengan jus?  Jus tetap sama bermanfaatnya sebagaimana smoothie, tetapi jus kandungan serat tak terlarutnya relatif tidak ada. Jus lebih banyak mengandung vitamin, mineral dan serat tidak terlarut serta tidak terlalu mengenyangkan sebagaimana smoothie. Perbedaan lainnya adalah jus sama sekali tidak ada tambahan air, berbeda dengan smoothie yang memerlukan tambahan air untuk membantu dalam melembutkan buah dan sayur dalam blender.

Meskipun ada perbedaan antara keduanya, itu tidak berarti yang satu lebih baik daripada yang lainnya. Keduanya sama-sama baik dan sama-sama menyehatkan kita. Selain itu, selang seling antara jus dan smoothie merupakan kombinasi yang baik untuk kita minum setiap harinya.

Jadi, yuk kita coba segarkan hari kita dengan jus dan smoothie🙂

gambar diambil dari http://www.spacehaggis.com

3 thoughts on “juice, smoothie? samakah keduanya?

  1. nasib “smoothie” ini dalam penerjemahan kayaknya agak mirip “milkshake”. banyak yang belum rela make “bubur buah”, seperti belum rela make “susu kocok”🙂, meski sebenernya tepat sih… hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s