Rahasia Masak ala Wied Harry

Assalamualaikum, haaai, pengunjung setia blog gizi kuliner (emang ada, ya) Hihihi. Sapu-sapu debu. Sudah lama sekali tidak isi blog ini, (blog lainnya juga sih. hihihi).

Anyway, Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1435 H. Doa terlantun  untuk saya, keluarga, dan semua orang di seluruh dunia.

“Allahumma ‘j’al awal hadzihis sanati sholahan, wa awsathaha sururon wa akhiraha najahan.”

“Ya Allah, jadikan awal tahun ini perbaikan, pertengahannya kegembiraan & akhirnya kesuksesan bagi kehidupan kami. “

Pada pagi tahun baru yang indah ini, ehem, kayak ceramah saja. Saya ingin mengulas bukunya Pak Wied Harry yang judulnya Rahasia Masak Wied Harry; Enak Sehat Alami.

gambar diambil tanpa izin dari http://www.bookoopedia.com

Sekilas ketika melihat covernya, iiih, cantiik. Pas dibuka isinya, layoutnya juga asyik. fotonya bagus-bagus, daan terutama isinya, sangat informatif dan mudah diterapkan.

Contoh paling gampangnya adalah menggoreng setelah wajan panas dan minyak panas supaya gorengan (dadar, ceplok telur, bakwan, mendoan, tempe, tahu, dan sebangsanya) tidak lengket di penggorengan. Tips ini ada di buku ini. Ini bener banget, berdasarkan pengalaman saya sendiri, terutama ketika menggoreng tahu dan ceplok telur.

  • Jika wajan tidak panas langsung dituangkan minyak, setelah minyak panas, kita langsung menggoreng, tahu atau telur yang saya goreng dijamin lengket dan hancur. Dingdong, pasti diomelin Chef Juna kalau melihatnya. “Apa ini!” Hihihi
  • Lain waktu saya menggoreng setelah membiarkan wajan panas lalu menuangkan minyak, membiarkan hingga minyak panas, dan tring, tahu atau telur yang saya goreng, alhamdulillah utuh dan selamat sampai selesai digoreng.🙂. Dalam khayalan saya, saya pasti dapat jempol dari Chef Juna atau Chef Arnold (tentunya kalau tidak gosong, hahaha).

Selain tips dan trik dalam memasak, asyiknya buku ini adalah mengulas secara singkat dan sederhana bahan-bahan makanan tradisional dan asing yang beredar di pasaran. Pengetahuan bahan kita akan bertambah. Contohnya keterangan tentang Saus Vinaigrette di halaman 34. Saya kutip sesuai buku aslinya, ya.

Saus Vinaigrette adalah nama lain dari French Dressing. Bening, rasanya asam gurih, terbuat dari bahan utama minyak zaitun. Resep dasarnya adalah 3-4 bagian minyak zaitun (extra virgin olive oil) dan 1 bagian air jeruk lemon/nipis atau cuka masak (vinegar), dengan tambahan merica bubuk dan garam sebagai perasa. Bisa saja diperkaya dengan bumbu aromatik, seperti bawang putih dan herba/bumbu (seledri atau daun mint cincang), tetapi sebaiknya bumbu ini diangkat/disaring setelah 24 jam agar saus vinaigrette tahan lama. Jika suka  bisa dibubuhi madu.

Nah, asyik, kan. Bahan lain yang diulas singkat dalam buku ini adalah saus inggris, garam masala, ang cho, asam sunti, dan masih banyak lagi. Ih, kayaknya kalau diulik satu-satu seru, sesuai tujuan awal blog ini. Hahaha, forgive me for my laziness.

Agak sebel juga pas dapet buku ini, kenapa enggak dari dulu-dulu ada, pas aku nerjemahin The Top 100 Series, kan akan sangat membantu saya dalam proses penerjemahan, enggak sepenuhnya meraba-raba dalam keremangan dunia penerjemahan makanan. Hihihi. Tapi alhamdulillah, aku tetap bersyukur buku ini ada. Buat ibu rumah tangga atau siapa pun, buku ini berguna banget. Tulisannya juga mudah dicerna dan dipahami, sama sekali enggak bikin kening berkerut.

Kalau soal harga, harganya memang lumayan. Buku ini dijual dengan harga 65.000 rupiah, tapi sebanding, kok. Bukunya berwarna semua halamannya, kertasnya juga mate paper, cetakan bagus. Untuk di beberapa toko buku tertentu ada diskon biasanya. Di saya juga ada. Hahaha, tetep ya promosi. Kontak aja saya di 082120060035.

Pak Wied, terima kasih sudah menulis buku ini.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s