Direktori Zat Gizi

Vitamin

A dan Beta-karoten—Vitamin A dan prekursornya beta-karoten merupakan senyawa antivirus yang hebat dan keduanya penting untuk produksi sel T dan enzim antibakteri

Asam folat (folat)—Salah satu jenis vitamin B yang vital untuk kesehatan reproduksi dan pembelahan sel; amat membantu dalam memelihara kesehatan sel darah merah.

B1 (tiamin)—Penting untuk pencernaan yang baik, membran mukosa yang kuat, sistem saraf yang sehat, dan metabolisme energi

B12—Diperlukan untuk pembuatan DNA dan transportasi oksigen dalam darah. Vitamin ini mendetoksifikasi tubuh dan mempertahankan fungsi saraf

B2 (riboflavin)—Memperbaiki dan memelihara jaringan tubuh, membran mukosa, dan membantu mengubah makanan menjadi energi

B3 (niasin)—Salah satu vitamin yang  terlibat dalam produksi energi dan memelihara kesehatan kulit, membran mukosa, saraf, otak, dan sistem pencernaan

B5 (asam pantotenat)—salah satu stimulan sistem kekebalan tubuh yang diperlukan untuk pembentukan antibodi, membantu tubuh berkompromi dengan stres, dan menjaga agar sel saraf tetp sehat

B6—Membantu tubuh dalam pembuatan asam amino kunci yang diperlukan oleh sistem kekebalan tubuh; memperkuat aksi sel fagosit dan penting untukkesehatan fungsi otak.

Biotin—diperlukan untuk kesehatan kulit, rambut, dan kuku plus saraf dan sum sum tulang. Vitamin ini juga terlibat dalam produksi energi.

Vitamin C—salah satu agen antiviral, antioksidan, penetral racun, antialergi, dan antibakteri, beragam khasiat itulah yang membuat vitamin C sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Vitamin D—vitamin ini diperoleh secara langsung dari sinar matahari, vitamin D diperlukan untuk tulang dan gigi  yang kuat, dan juga membantu mendeaktivasi sistem kekebalan tubuh setelah infeksi telah berlalu

Vitamin E—membantu menetralkan radikal bebas yang berbahaya; mendetoksifikasi tubuh, dan diperlukan agar respons antibodi tetap normal

Vitamin K—membantu penggumpalan darah dan menyembuhkan luka dan juga diperlukan untuk metabolisme tulang

 

Mineral

Fosfor—mengandung fosfor yang merupakan bagian dari protein yang diperlukan agar tetap sehat

Iodium—Sangat esensial agar fungsi tiroid tetap baik karena penting untuk membantu metabolisme dan level energi

Kalium—penting untuk memelihara kadar air dalam tubuh, membantu produksi energi

Kalsium—Memelihara kekuatan tulang dan saraf; meningkatkan kemampuan fagosit dan sel T untuk menghancurkan virus dan bakteri

Kromium—Membantu pengaturan kadar gula darah dan mengurangi rasa ingin makan yang berlebihan. Kromium juga dapat meningkatkan dan memperkuat sintesis protein, dan menurunkan kadar lemak darah.

Magnesium—meningkatkan absorbsi kalsium yang dieprlukan untuk  metabolisme dan produksi energi, transmisi saraf, dan fungsi otot

Mangaan—penting untuk produksi insulin, diperlukan untuk produksi enzim antioksidan, DNA yang sehat, tulang, saraf, dan hormon tiroid

Selenium—menjadi tameng terhadap penyakit, penetral racun sekaligus agen antiinflamasi dan antikanker

Seng—mineral yang berkhasiat antioksidan dan antiviral yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan dan diperlukan untuk pematangan sel T

Silika—agen inflamasi dan penyembuh kulit yang ada dalam oat

Tembaga—meningkatkan penyerapan zat besi dan jumlah oksigen dalam darah. Mineeral ini diperlukan untuk mengoptimalkan vitamin C dalam tubuh.

 

Zat Lainnya

Alisin—Minyak terbang yang terdapat pada bawang putih dan bawang bombay, berkhasiat untuk menekan pertumbuhan sel-sel tumor

Antosianin—pigmen berwarna ungu gelap yang merupakan antioksidan dan membantu aliran darah

Asam Amino—unit molekul pembentuk protein

Asam elagis—substansi pembasmi kanker yang terdapat pada kelompok buah beri

Asam gama linoleat—salah satu turunan asam lemak omega 6 yang diperlukan untuk regulasi set T dan penting untuk kesehatan darah, kulit, dan saraf

Asam lemak esensial—meliputi asam lemak omega-3 dan omega-6, bersifat antiinflamasi, sangat vital untuk kesehatan darah, kulit, dan saraf dan juga mampu meningkatkan respons sistem imun

Asam malat—sejenis asam yang terdapat pada apel, bermanfaat agar tubuh mengunakan energi secara efisien

Asam oksalat—hasil metabolisme yang sering dikaitkan dengan pembentukan batu ginjal

Asparagin—Asam amino penetral racun yang terdapat dalam asparagus

Beta-sitosterol—senyawa kimia tumbuhan yang dapat menurunkan kolesterol darah dan menyehatkan prostat

Bromelin—enzim antiinflamasi  yang membantu pencernaan protein

Fenol—substansi penetral racun dan pencegah kanker yang terdapat dalam buah dan sayuran segar, dan teh

Flavonoid—istilah payung untuk semua komponen bioaktif antiinflamasi yang bekerja sama dengan vitamin C untuk memperkuat pembuluh darah.

Glukosinolat—senyawa kimia nabati yang terdapat dalam sayuran berdaun hijau dan memiliki properti antikanker yang ampuh

Glutation—antioksidan penting yang membantu perkembangan sel imun limfosit

Inhibitor protease—Protein nabati yang dapat membantu menghentikan pembentukan sel-sel kanker

Isoflavon—komponen yang aksinya mirip hormon estrogen, membantu mencegah terjadinya kanker yang berkaitan dengan hormon

Kapsaisin—senyawa kimia tumbuhan yang terdapat pada cabe dan memiliki efek analgesik alami

Karotenoid—pigmen berwarna yang terdapat dalam tumbuhan, memiliki beberapa jenis varian seperti alfa-, beta-, dan gama-karoten yang semuanya akan diubah menjadi vitamin A

Katekin—Antioksidan flavonoid yang membantu mencegah kanker dan penyakit jantung

Kolin—membatu pengaturan metabolisme lemak dan memperkuat resistensi terhadap infeksi

Kultur Bakteri—bakteri baik yang terdapat dalam bio-yogurt. Dapat memperbaiki pencernaan dan imunitas dalam usus

Kumarin—senyawa kimia yang mempunyai efek penipis darah alami, dan juga berkhasiat untuk mencegah kanker

Kurkumin—penetral racun, pigmen antiinflamasi yang terdapat dalam rempah-rempah kunyit

Laetrile—komponen yang dapat membantu menghancurkan sel kanker

Lentinan—ditemukan pada jamur shiitake, lentinan berfungsi menstimulasi aktivitas sel T dan membantu dalam pengobatan AIDS dan  penderita kanker

Likopen—antioksidan karotenoid yang ada pada buah/sayur yang berwarna merah dan dapat mencegah terjadinya kanker prostat

Limonen—senyawa pembasmi kanker yang terdapat pada lemon

Lisin—asam amino yang terdapat pada unggas yang dapat menekan aktivitas virus herpes

Lutein—antioksidan karotenoid yang penting untuk kesehatan mata

Mentol—minyak terbang yang terdapat pada daun mint, berkhasiat untuk mengencerkan lendir

Minyak terbang—Istilah payung untuk komponen bioaktif minyak yang terdapat dalam herbal dan rempah-rempah

Papain—enzim yang terdapat pada pepaya, berperan dalam pencernaan protein

Pektin—serat terlarut yang memantu meningkatkan pencernaan dan mencegah terjadinya penyakit jantung

Quersetin—flavonoid antiinflamasi yang ada pada bawang bombay

Rutin—flavonoid untuk menyegarkan dan memulihkan pembuluh darah perifer

Saponin—komponen penetral racun/antiinflamasi yang terdapat pada herbal, biji-bijian, dan sayuran

Sinarin—penetral racun, substansi  pendukung kerja liver

Sulforafan—senyawa antikarsinogenik pembasmi kanker yang terdapat pada sayuran berdaun

Tanin—substansi penyegar yang banyak terdapat dalam teh. Berkhasiat juga sebagai zat antibakteri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s